Geliat UMKM di Pesisir Pantai Sepanjang

boas sababang

October 5, 2026

5
Min Read

Pantai Sepanjang merupakan salah satu pantai yang dimiliki oleh Gunungkidul, terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini memiliki garis pantai terpanjang di antara pantai-pantai yang ada. Hamparan pasir putih dan keadaan pantai yang bersih menambah keindahan panorama khas pantai selatan. Ombak pantai yang tidak terlalu tinggi dan laut yang biru akan memanjakan mata penikmat keindahan alam. Pinggir pantai berderet beberapa gazebo tempat untuk beristirahat dan menikmati semilir udara yang segar. Sehingga pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata yang populer bagi warga lokal maupun luar Jogja.

Gambar 1.0 Pantai Sepanjang 

Selain menjadi destinasi wisata favorit, kawasan ini menyimpan potensi ekonomi kerakyatan yang dikelola oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi usaha serta dinamika perekonomian masyarakat sekitar pesisir.

Beragam Usaha, Tahun Mulai Berbeda

Para pedagang di pesisir menjalankan usaha yang beragam. Ada yang menjual makanan seafood dengan bahan baku dari nelayan yang menangkap ikan di pantai ini, ada pula yang membuka kamar mandi dan warung kecil. 

Lama para pedagang menjalankan usahanya juga berbeda – beda. Salah satu pedagang telah berjualan sejak tahun 2007 dan masih menjalankan usahanya hingga sekarang. Pedagang lainnya mulai berjualan pada tahun 2017 dan 2019. Ada pula pedagang yang baru sekitar tiga tahun menjalankan usahanya. Awalnya, pedagang tersebut berjualan di dekat pantai, tetapi kemudian dipindahkan ke area yang lebih atas dan telah menempati lokasi tersebut selama sekitar satu tahun.

Untuk  memulai  usaha,  para  pedagang  menggunakan  modal  yang  berbeda-beda.  Berdasarkan  hasil  wawancara,  modal  awal  yang  dikeluarkan  berkisar  antara  Rp. 500.000  hingga  Rp. 2 juta.  Salah  satu  pedagang  memulai  usahanya  dengan  modal Rp. 500. 000,  sementara  pedagang  lainnya  menggunakan  modal  Rp. 1,2 juta  dan  Rp. 2 juta. 

Meskipun  modal  yang  dikeluarkan  tidak  terlalu  besar,  para  pedagang  tetap  mampu  menjalankan  usahanya  hingga  bertahun-tahun.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  keberadaan  UMKM  di  kawasan  Pantai  Sepanjang  dapat  menjadi  salah  satu  sumber  penghasilan  bagi  masyarakat  sekitar.

Tak Ada Persaingan, Saling Membantu

Hal menarik dari hasil wawancara adalah sikap para pedagang terhadap persaingan usaha. Kelima pedagang yang diwawancarai kompak menyatakan tidak ada persaingan di antara mereka. Menurut mereka, semua fokus pada dagangan masing-masing dan bersaing secara adil. 

Gambar 1.2 Mewawancarai Pelaku UMKM

Salah satu pedagang mengatakan bahwa dirinya tidak ingin mencari pesaing. Ketika ada pelanggan yang mencari barang atau makanan yang tidak tersedia di tempatnya, pelanggan tersebut justru diarahkan untuk membeli kepada pedagang lain. Sikap serupa juga dilakukan oleh pedagang lainnya. Dengan demikian, para pedagang tidak hanya berfokus pada keuntungan pribadi, tetapi juga saling membantu dalam memenuhi kebutuhan pengunjung.

Penghasilan Tak Menentu

Penghasilan para pedagang di Pantai Sepanjang tidak memiliki jumlah yang tetap karena sangat bergantung pada banyaknya pengunjung. Salah satu pedagang mengatakan bahwa keuntungan yang diperoleh sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu dalam sehari. Namun, jumlah tersebut dapat meningkat ketika akhir pekan karena jumlah pengunjung biasanya lebih banyak.

Pedagang lainnya juga menyampaikan bahwa penghasilan per hari maupun per bulan tidak dapat dipastikan. Hal tersebut disebabkan oleh jumlah pengunjung yang tidak selalu sama setiap harinya. Salah seorang pedagang dapat memperoleh sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu pada hari tertentu, tetapi kondisi tersebut tidak terjadi setiap hari karena kawasan pantai biasanya lebih ramai pada Sabtu dan Minggu.

Ketidakpastian jumlah pengunjung juga membuat pendapatan pedagang terkadang sangat sedikit. Bahkan, salah satu pedagang mengaku pernah tidak mendapatkan penghasilan sama sekali dalam satu hari, yaitu pada hari Senin. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan UMKM di kawasan wisata sangat dipengaruhi oleh keadaan dan jumlah wisatawan yang datang.

Kendala Alam

Selain jumlah pengunjung yang tidak menentu, kondisi alam juga menjadi salah satu kendala yang pernah dialami oleh pedagang. Salah seorang pedagang menceritakan bahwa pada tahun 2018 terjadi kenaikan air laut yang menyebabkan tempatnya berjualan terkena ombak. Akibat kondisi tersebut, ia harus berpindah dari lokasi awal ke tempat yang lebih aman.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM di kawasan pesisir tidak hanya menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha, tetapi juga perlu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan sekitar.

UMKM Pantai Sepanjang, Antara Peluang dan Tantangan

Menurut kami keberadaan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Pantai Sepanjang membuktikan bahwa selain menjadi destinasi wisata yang indah tempat wisata ini juga memberikan manfaat finansial bagi masyarakat setempat. Berdasarkan wawancara mereka mendapatkan manfaat dari arus wisatawan yang tinggi dengan menciptakan berbagai usaha seperti restoran ikan, warung kecil, dan kamar mandi untuk wisatawan.

Para pedagang sudah bertahan cukup lama, ada beberapa diantara mereka yang sudah berjualan sejak 2007 dengan modal yang relatif sederhana yaitu antara 500.000 hingga 2 juta rupiah. Hal ini membuktikan bahwa ketekunan adalah salah satu kualitas yang dibutuhkan untuk sukses dalam menjalankan UMKM karena penghasilannya tidak selalu tetap. Hubungan antarpedagang juga positif: kelima pedagang mengatakan tidak ada persaingan berarti, bahkan saling mengarahkan pelanggan jika barang yang dicari tidak tersedia.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Penghasilan sangat bergantung pada jumlah pengunjung, ramai saat akhir pekan tetapi sepi di hari biasa, bahkan pernah ada pedagang yang tidak mendapat penghasilan sama sekali dalam sehari. Kondisi alam juga berpengaruh, seperti tempat berjualan yang pernah terkena ombak pada 2018.

Keberadaan UMKM tidak hanya bermanfaat bagi pedagang, tetapi juga mendukung kegiatan wisata di Pantai Sepanjang. Karena itu, mari kita dukung UMKM lokal dengan membeli produk mereka, menghargai usaha para pedagang, dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan dukungan bersama, UMKM di Pantai Sepanjang diharapkan terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Leave a Comment

Related Post