TERASREPULIK.COM — Markolinus Saroro resmi terpilih sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Desa (HIMAPEDES) periode 2026/2027. Ia didampingi Yohannes Pitca sebagai Wakil Ketua setelah Paslon 01 memperoleh 23 suara dari total 39 suara sah dalam pemilihan yang digelar pada 10 Oktober 2026.
Hasil pemilihan ditetapkan dalam Berita Acara Nomor 10/HIMAPEDES/X/X/26. Paslon 01 yang diusung Markolinus Saroro dan Yohannes Pitca mengungguli Paslon 02 yang meraih 16 suara. Selisih tujuh suara menempatkan keduanya sebagai pimpinan baru HIMAPEDES untuk satu periode ke depan.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi organisasi yang beranggotakan mahasiswa dan pelajar asal Desa Sagulubbek. pasangan
Profil Ketua Terpilih
Markolinus Saroro, NIM 012025011, lahir di Sagulubbek pada 6 Februari 2002. Sebagai Ketua HIMAPEDES periode 2026/2027, Markolinus memikul tanggung jawab memimpin arah organisasi, mengoordinasikan pengurus, dan menjaga komunikasi dengan Pembina serta seluruh anggota. ia
Perolehan 23 suara menunjukkan kepercayaan mayoritas peserta pemilih terhadap kapasitas Markolinus. Namun, mandat tersebut sekaligus menuntut kinerja yang inklusif, terutama dalam menyatukan dukungan dari anggota yang sebelumnya memilih kandidat lain.
Profil Wakil Ketua Terpilih
Yohannes Pitca, NIM 2503090068, resmi menjabat sebagai Wakil Ketua HIMAPEDES periode 2026/2027. Ia berasal dari Siribabak dan sebelumnya juga menjabat sebagai anggota HIMAPEDES. Kehadirannya dalam Paslon 01 bersama Markolinus Saroro berhasil menarik dukungan luas dari peserta pemilihan.
Sebagai Wakil Ketua, Yohannes Pitca diharapkan membantu Ketua dalam menjalankan roda organisasi. Tugas tersebut mencakup pendampingan program kerja, koordinasi antarpengurus, pengawasan kegiatan, serta memperkuat komunikasi internal agar organisasi tetap solid.
Pasangan Markolinus Saroro dan Yohannes Pitca kini memimpin HIMAPEDES dengan latar belakang yang sama sebagai anggota organisasi. Keduanya diharapkan memahami kebutuhan anggota, menjaga tradisi organisasi, sekaligus membuka ruang regenerasi bagi pelajar dan mahasiswa baru.
Proses Pemilihan dan Perolehan Suara
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua HIMAPEDES dilaksanakan melalui forum daring menggunakan Zoom. Forum tersebut dihadiri oleh Pembina, Ketua HIMAPEDES, Wakil Ketua HIMAPEDES, serta sembilan peserta lainnya.
Dalam proses tersebut, terdapat 39 peserta yang memberikan hak suara dan dinyatakan sah. Paslon 01 memperoleh 23 suara, sedangkan Paslon 02 memperoleh 16 suara. Hasil pemungutan suara kemudian disampaikan secara terbuka dalam forum sebagai dasar penetapan pemenang.
Penetapan hasil ini berlandaskan AD/ART HIMAPEDES. Proses pemilihan juga mengacu pada Surat Keputusan Pengguna Anggaran Nomor 01 tanggal 10 Oktober 2026 tentang Penetapan Calon Ketua dan Wakil Ketua HIMAPEDES periode 2026/2027.
Berita acara ditandatangani oleh Rahfan Mokoginta selaku Sekretaris, Boas Sababang selaku Ketua, serta Arbius Singgih. Dokumen tersebut dinyatakan dibuat dengan sebenarnya dan digunakan sebagai bukti resmi penetapan hasil pemilihan.
Sejarah dan Peran HIMAPEDES
HIMAPEDES merupakan Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Desa Sagulubbek, sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi mahasiswa dan pelajar asal desa untuk berkumpul, berorganisasi, serta berkontribusi bagi kampung halaman. Situs resmi HIMAPEDES menampilkan kegiatan organisasi, termasuk pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua periode baru, yang menunjukkan regenerasi kepemimpinan menjadi bagian dari kehidupan organisasi.Himapedes
Organisasi berbasis desa seperti HIMAPEDES umumnya lahir dari kebutuhan generasi muda untuk menjaga hubungan sosial, mempererat silaturahmi, serta berkontribusi pada pembangunan desa. Anggotanya biasanya terdiri dari pelajar dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah, namun tetap terikat pada identitas dan kepedulian terhadap desa asal.
Dalam konteks tersebut, HIMAPEDES tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi. Organisasi ini juga berperan sebagai ruang pengembangan kapasitas anggota, penyaluran aspirasi, serta sarana kolaborasi untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kepemimpinan yang dipilih secara demokratis menjadi bagian penting dari keberlanjutan HIMAPEDES. Melalui pemilihan ketua dan wakil ketua, organisasi memastikan adanya regenerasi, akuntabilitas, serta kesempatan bagi anggota untuk menentukan arah organisasi.
Teori Organisasi dan Demokrasi Kampus
Pemilihan pimpinan organisasi mahasiswa merupakan salah satu bentuk pembelajaran demokrasi. Dalam kajian pendidikan kewarganegaraan, organisasi kemahasiswaan sering disebut sebagai keadaan miniatur atau pemerintahan mahasiswa, karena menjalankan mekanisme pengambilan keputusan, pembagian peran, dan pertanggungjawaban layaknya sebuah sistem pemerintahan.repository.upi+1
teori
Dalam pemilihan HIMAPEDES, mekanisme pemungutan suara dan pengumuman hasil di forum mencerminkan prinsip partisipasi dan transparansi. Penelitian mengenai organisasi kemahasiswaan menegaskan bahwa pemilihan ketua secara langsung serta musyawarah yang bebas menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi bagi mahasiswa.
Prinsip demokrasi pemilu di Indonesia juga dikenal dengan asas LUBER JURDIL, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Komisi Pemilihan Umum menjelaskan bahwa asas tersebut menjamin pemilih dapat menentukan pilihan secara langsung, bebas dari tekanan, dan dengan kerahasiaan yang terjaga.
Meskipun pemilihan internal HIMAPEDES memiliki skala dan mekanisme yang lebih sederhana, nilai-nilai tersebut tetap relevan. Partisipasi 39 peserta pemilih, pencatatan perolehan suara, serta penetapan hasil melalui berita acara menjadi bentuk nyata akuntabilitas organisasi.
Makna Kemenangan bagi Organisasi
Terpilihnya Markolinus Saroro dan Yohannes Pitca menandai berakhirnya proses transisi kepemimpinan sekaligus dimulainya masa kerja baru HIMAPEDES. Keduanya membawa mandat untuk memimpin organisasi selama periode 2026/2027.
Bagi HIMAPEDES, hasil pemilihan ini bukan sekadar penentuan jabatan. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi sarana memperkuat rasa memiliki anggota, menjaga kohesi sosial, dan menumbuhkan budaya demokrasi di lingkungan generasi muda desa.
Tantangan utama kepemimpinan baru adalah mengubah kepercayaan 23 suara menjadi kerja nyata. Program kerja yang inklusif, komunikasi yang terbuka, serta pelibatan seluruh anggota akan menjadi kunci keberhasilan masa jabatan Markolinus Saroro dan Yohannes Pitca.
Dengan hasil pemilihan tersebut, HIMAPEDES periode 2026/2027 resmi dipimpin oleh Markolinus Saroro sebagai Ketua dan Yohannes Pitca sebagai Wakil Ketua. Organisasi kini memasuki fase baru dengan harapan semakin kuat dalam menjaga solidaritas serta memberi manfaat bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Desa Sagulubbek.



Leave a Comment