Polemik Aset Pasca-Cerai: Rumah Sarwendah Terancam Jadi Tumbal Utang Perusahaan Ruben Onsu?
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- visibility 171
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polemik Aset Pasca-Cerai: Rumah Sarwendah Terancam Jadi Tumbal Utang Perusahaan Ruben Onsu?
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TERASREPUBLIK.COM – Drama pasca-perceraian pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak baru yang cukup mengejutkan. Tak lagi sekadar soal hak asuh anak, kini konflik melebar ke persoalan harta yang terbelit urusan perbankan. Rumah mewah yang kini ditempati Sarwendah dikabarkan terancam karena statusnya yang masih menjadi jaminan utang perusahaan milik Ruben.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kabar ini mencuat setelah kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, membeberkan kondisi aset kliennya yang hingga kini belum sepenuhnya “aman”.
Fakta di Balik “Rumah Jaminan”
Berdasarkan keterangan pihak Sarwendah, terdapat beberapa poin krusial yang menjadi pemantik ketegangan:
- Aset Belum Bersih: Rumah yang ditinggali Sarwendah saat ini merupakan aset yang diserahkan berdasarkan akta kesepakatan cerai. Namun, statusnya masih menjadi jaminan atas utang perusahaan milik Ruben Onsu.
- Tunggakan 2 Tahun: Pihak Sarwendah mengklaim telah menerima surat peringatan (SP) dari bank hingga tahap ketiga. Kabarnya, cicilan tersebut macet sejak Juni 2024.
- Ingkar Janji: Meski dalam kesepakatan awal Ruben bersedia melunasi utang tersebut tanpa membebani Sarwendah, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya.
“Aset yang menjadi bagian milik klien kami belum clear. Masih membutuhkan tanggung jawab dari pihak RO (Ruben Onsu) sebagaimana disepakati,” tegas Abraham Simon di Jakarta Selatan (31/5/2026).
Perlawanan Ruben Onsu: “Hitung Sendiri Keringat Saya!”
Di sisi lain, Ruben Onsu tidak tinggal diam. Melalui akun media sosialnya, presenter kondang ini meluapkan kekesalannya terhadap opini publik yang menyudutkannya. Ruben merasa dituding tidak berkontribusi dalam pembangunan rumah mewah tersebut.
Berikut adalah poin pembelaan Ruben:
- Transparansi Kerja: Ruben menegaskan bahwa seluruh aktivitasnya mencari nafkah dilakukan secara terbuka di depan layar kaca dari pagi hingga malam.
- Menjaga Mental Anak: Ruben mengaku selama ini memilih diam dan menghindari podcast atau konten klarifikasi demi menjaga kondisi psikologis ketiga buah hatinya.
- Sentilan untuk Netizen: Ia menyindir balik netizen yang dianggap terlalu jauh mencampuri urusan rumah tangganya tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya.
Analisis Terasrepublik
Kasus ini menjadi potret nyata bahwa pembagian harta gono-gini pasca-perceraian tidak selalu berjalan mulus, terutama jika melibatkan pihak ketiga seperti lembaga perbankan. Jika benar terdapat tunggakan selama dua tahun, maka posisi tawar Sarwendah atas rumah tersebut secara hukum berada di titik yang rawan.
Fokus Utama Kini:
- Apakah Ruben Onsu akan segera melunasi tunggakan tersebut guna memenuhi janjinya sebagai “mantan suami yang bertanggung jawab”?
- Akankah jalur hukum kembali ditempuh Sarwendah jika eksekusi bank benar-benar terjadi?
Kehidupan mewah di depan layar nyatanya tak menjamin ketenangan di balik pintu rumah yang kini tengah “digoyang” surat peringatan bank. (TR)

